5 Kesalahan yang Saya Buat Sebelum dan Saat Travelling

Lebih banyak perjalanan, lebih banyak pengalaman, lebih banyak yang bisa dibagikan. Dari pengalaman travelling selama ini, kali ini Saya ingin berbagi beberapa kesalahan yang pernah saya lakukan dan sebaik nya Kamu hindari. Karena beberapa kesalahan yang Saya buat ini bukan hanya membuyarkan rasa asik ketika travelling bahkan membuat Saya kehilangan materi. Dan untuk seorang budget traveler, that’s a real big problem.

So, berikut kesalahan yang pernah saya lakukan sebelum dan saat travelling:

  1. Ketinggalan Pesawat
ketinggalan pesawat
Img Source: allvietnam.com

Sobat Travelers,  Kamu pernah ketinggalan pesawat? Sampe lari – lari untuk check inn di counter maskapai tapi ternyata melihat counter check inn sudah tutup? Kebayang kan rasanya lutut lemes, keringet dingin, badan merinding, tenggorokan kering dan mata juling hehehe ah lebay tapi memang itu yang dirasain… beneer… sumpah… pernah saya soalnya #ngalamin.com .

Nah, ini nih yang mau saya bagi. Sebaiknya untuk travelers yang baru pertama kali keluar negeri langkah awal setelah booking ticket adalah memastikan time departure nya kita dari bandara. Nah untuk penerbangan domestik  sobat harus berada di bandara 1 jam sebelum keberangkatan dan 2 jam sebelum keberangkatan bagi  penerbangan international. Dan bahkan setelah mengalami kejadian tadi saya lebih memilih untuk 2,5 – 3 jam sebelum keberangkatan Internasional atau ketika bandara nya besar sebesar KLIA atau Changi Airport.

Bosen? Engga dong kita bisa menghabiskan waktu dengan nyaman karena di beberapa bandara sudah banyak fasilitas yang nyaman untuk kita berlama – lamaan. Kalo saya selama wifi nya kenceng dan ada tempat selonjoran sih aman aja untuk saya. Karena percayalah sobat lebih baik menunggu daripada ketinggalan pesawat  alamat rencana perjalanan yang kita rencanakan  jadi berantakan atau anda tidak punya cadangan uang untuk membeli tiket baru kan bisa batal berangkat liburan.

  1. Kurang Mengenali Destinasi
Tidak hafal rute
Img Source: mindbodygreen.com

Ketika kita mengunjungi tempat baru sobat harus betul-betul mengenali lokasi tersebut mulai dari cuaca, makanan, dan akomodasi  apa yang bisa di gunakan di tempat tersebut dan jangan lupa PETA. Ya betul apa yang diajarkan film kartun DORA the explorer kita musti tau situasi tempat tujuan.

Di Negara – Negara  maju peta di pusat informasi sudah tersedia dengan baik so jangan sungkan minta atau ambil ya sobat. Boleh ambil beberapa juga buat oleh – oleh siapa tau sodara atau teman kita juga butuh kalo ke tempat tersebut. Percaya lah peta adalah bekal anda untuk lebih menghemat waktu dan uang lho karena kita ga harus kesasar dan bingung.

Oiya, kalo untuk cuaca jangan sampe salah kostum ya. Ketahui cuaca tempat tujuan, tapi saran saya payung/jas hujan yang ringan (bahkan saya bawa yang dari plastic) sangat di butuhkan contohnya di Hong Kong kemarin saya taunya musim panas eh ternyata hujan karena ada typoon. So, bener – bener di prepare dan dikenali baik – baik yaa.

  1. Tidak Punya Uang Pecahan Kecil Dari Negara Tujuan
uang receh
Img Source: discoverhongkong.com

Pengalaman ini terjadi pada Saya sendiri ketika sampai di Macau, Seperti sobat ketahui menggunakan bus di luar negeri bisa jadi salah satu alternatif murah tapi kalo kamu ga punya receh dan beneran baru sampe banget di Negara tersebut bisa jadi problem lho. Setibanya di macau saya hanya memiliki beberapa lembar dengan pecahan 50-an padahal yang dibutuhkan untuk membayar bis dari airport ke terminal maritimo sekitar 4,8 MOP saja. Wah, kalo saya kasih ke bapak supirnya pecahan 50 MOP bisa rugi Bandar.

Karena belajar dari pengalaman Saya selalu siapin mau itu sobat beli sesuatu dulu jadi punya kembalian receh atau temen – teman  bisa tukarkan di money changer. So, jangan sampe kehilangan sebagian bekal uang kita karena bis ya. Soalnya ga akan di kasih kembalian itu pun berlaku pada bus di singapura dan Malaysia. Dan di beberapa Negara lain. Atau untuk solusi temen – temen  juga bisa menggunakan kartu transportasi seperti Ezlink/octopus card untuk metoda pembayaran.

Uang koin ini pun biasanya bermanfaat lho untuk beli minuman di vending machine. Dan juga kalo saya sering dijadikan oleh – oleh  atau koleksi.

  1. Tidak Tahu Hari Libur Negara Tujuannya
KEtahui hari libur saat travelling
Img Source: happengingmag.com

Sudah 2 kali saya mengalami kejadian yang kurang mengenakan ketika tidak memeriksa tanggal merah di negara tujuan. Yang pertama ketika pertama kalinya menginjakan kaki ke Kuala Lumpur. Tujuan kami adalah Batu Caves, dengan semangat kami menuju lokasi tersebut namun sayang nya saya tidak mengetahui dan menyangka akan terjebak dilautan manusia yang saat itu sedang menyelenggarakan hari thaipusam.

Hari Thaipusam merupakan perayaan yang disambut oleh mereka yang beragama Hindu di seluruh dunia bagi menghormati dewa Hindu, Dewa Murugan yang bertepatan pada tanggal Pada 20 Januari setiap tahunnya dan menjadi libur nasional. Mungkin untuk kebanyakan turis akan sangat menunggu perayaan tersebut, tapi bagi saya untuk berdesak-desakan dan tidak bisa menikmati ketika disana. Sangat penuh dan sesak ya maklum kan sedang hari raya dan tanpa disadarai saya bersama kakak yang memakai kerudung. Beruntungnya saya saat itu telah membeli tiket secara return dan ga harus beli tiket lagi. Karena suasana sangat penuh dan pengap untuk arus datang maupun arus balik menuju Kuala Lumpur.

Berbeda halnya ketika datang dihari biasa, Saya lebih menikmati lho. Bahkan sanggup naik-turun melewati 274 anak tangga menuju caves nya, kalo pas hari Thaipusam anda akan menghabiskan 1,5 – 2 jam untuk menuruni dan menaiki anak tangganya saja.

Pengalaman yang kedua ketika saya menghadapi situasi ingin melanjutkan perjalanan menuju melaka dari kuala lumpur dan berencana menggunakan bus dari terminal bersepadu selatan saat itu kami santai saja dan berasumsi bisa membeli tiket di tempat, Tapi ternyata saya salah perhitungan sobat. Bertepatan dengan hari itu warga malaysia menghadapi cuti (libur) bersama selama tiga hari kedepan dan terbayanglah sudah banyak sekali warga malaysia yang mudik dan melakukan perjalanan antar kota  dan macet sangat parah di dalam kota sehingga kami sama sekali tidak dapat melakukan perjalanan menuju Melaka karena kehabisan tiket bus.

Hampir semua rute untuk keberangkatan malam itu sudah Ludes..dess…dess… Padahal hotel di melaka sudah kami booking secara online Kondisi terminal saat itu antriannya panjaaannggg sekali, dan itu mereka mengantri untuk keberangkatan keesokan harinyaa… Setelah berusaha sampe titik darah penghabisan akhirnya kami memutuskan tidak jadi berangkat menuju Melaka dan kembali ke Kuala lumpur karena alasan waktu dan ittinerary yang sudah dibuat.

So, sobat perhatikan ya libur nasional negara tujuan. Mungkin sobat mencari moment untuk event tersebut atau bahkan menghindari karena alasan tertentu.

  1. Salah Memilih Teman Perjalanan
Teman perjalanan yang tidak asik
Img Source: gapyear.com

Nah ini nih yang tidak kalah penting sobat, kalo kamu ingin perjalanan kamu menyenangkan jangan lupa memilih teman perjalanan yang asyik. Sebisa mungkin hindari teman yang berikut ini :

  • Ngaret

Hindari teman yang memimliki sifat ini ya sobat, alamat traveling atau liburan anda bisa jadi kacau balau. Ittinerary (rencana perjalanan) yang kamu susun rapi bisa di acak-acak sama orang yang ngaret ini. Kasian kan temen yang lainnya bahkan saya denger cerita ada temen travelling nya harus selalu blow rambut ketika mau jalan dan dia bangun nya telat. So kalo kamu punya temen kaya gitu rasanya gimana coba. Menunggu dan menunggu. Wow itu mau liburan atau mau ke dokter ya sobat???heeheehehe

  • Moody

Sebaiknya orang yang moody juga ga usah di ajak sobat,karena selama melakukan perjalanan kamu akan menemukan hal-hal yang tidak terduga nahh. Klo temennya ngambekan atau BT-an wah susah deh. Bisa – bisa waktu kita habis untuk bujukin dia mood nya baikan lho… hehehe

  • Bossy

Nah tipe ini juga sangat berbahaya kawan, Anda akan mengalami disuruh bawain belanjaannya ataupun barang teman kamu tersebut…ihh jangan sampe deh,,

Sebagai treveler sejati memang sudah harus sanggup menghadapi apapun yang terjadi dan dibawa santai aja… Selow ajaaa… Mengambil hikmah dari kejadian – kejadian tersebut. Kalopun pengalaman yang sobat dapatkan  tidak mengenakan  ga akan sia-sia ko, toh sobat bisa sharing pengalamannya untuk yang lain supaya yang lain bisa lebih hati – hati dan merencanakan dengan lebih baik. Because Sharing is Caring ^^

Sharing pengalamanmu ya sobat ^^…see you…

Leave a Reply

Close Menu