Travelling saat Ramadhan (4 Negara)

Travelling saat Ramadhan

Sunset di Harbourfront

Cek cek…ehem… Assalaikum sahabat travellers semuanya, akhirnya saya kembali lagi menulis ni. Setelah kesibukan menghabiskan sisa-sisa kue lebaran, opor ayam dan ketupatnya, juga tak lupa silaturahmi salam – salaman setelah lebaran, bertemu sanak family. asyeekkk..

Saya mau sedikit sharing nih tentang pengalaman saya ramadhan kemarin di 4 negara. Awalnya bukan niat untuk wisata religi ya, soalnya banyak yang khawatir nanya masa lagi ramadhan malah jalan  Trus gimana nanti puasanya? Jalan-jalannya jadi terhalang dong? Puasanya ga khusyuk dong? Mama nya gimana bakal kuat ga? Dalam hati sih jawab mama aku mah strong, alias wonder women. Believe it or not mama aku juga bawa ransel lho, alias itu bawaan di gendong. Lebih simple katanya. Tapi beberapa kali aku sama hedy gentian bawain. Luar biasanya lagi bahkan seorang teman bertanya udah batal berapa? Heu tenang.. Saya akan paparkan manis-pahit dan hikmah mendalam yang saya rasakan selama berpuasa di negara2 tersebut.. Kita runut satu persatu yaaa…bekicot eh cekidot!hhe…

Negara Pertama – Singapore

Perjalanan saya ini saya lakukan dengan ibu dan kaka saya tercinta. Kembali lagi akibat Airasia promo melulu saya akhirnya bertekat Agustus tahun lalu booking tiket untuk saya, mama dan hedy tujuan nya kepingin sekali menghabiskan waktu bersama. Kebetulan mama saya hanya bias libur ya di liburan sekolah dan libur ramadhan yang begitu panjang, ditambah lagi hedy ulang tahun di tanggal 27 juni nya jadi semakin bulat saja tekad ini rasanya. Yang makin special ya bertepatan bulan ramadhan ahh semakin indah saja. Bukan karena bulan puasa jadi ngirit makan yaa, tapi mama bilang ini sekalin wisata religi 🙂

Dengan penuh semangat akhirnya kami tiba di Negri singa. Mama ku yang seorang pengajar di tempat asal kami pada saat itu tak berhenti kagum dengan kemajuan Negara yang hanya berpenduduk 5 jutaan jiwa dan luas wilayahnya hanya 697 km2 ini. Mama terus aja bilang subhanallah… subhanallah… Setiap liat fasilitas publik yang begitu nyaman. Bahkan di setiap MRT mama suka senyum-senyum soalnya sering di kasih duduk prioritas untuk “eldery” alias “warga emas” dalam istilah melayu, gaya lah mama warga emas 😛

Ceritanya sampailah kita di MRT nicholl highway yang merupakan MRT terdekat dari penginapan kami. Jalan kaki sekitar 300 meter akhirnya kami check inn dan istirahat di 5footway project bugis yang terletak tak jauh di mesjid sultan. 5Footway ini sebelumnya sudah kami pesan via Agoda. Saat itu setelah memutuskan istirahat sejenak dan ngadem karena cuaca saat itu sedang panas – panas nya sekitar 31-32 derajat. Wah betul – betul perjuangan deh.. menahan dahaga.. Hauuuusshhh.. Tapi kita tetep semangat nunggu magrib yang pada saat itu sekitar pukul 19.17 waktu singapura. Wah sesuatu sekali….^^

Setelah tenaga kembali terkumpul kami memutuskan shalat di masjid Sultan singapore yang merupakan mesjid ke 2 yang dibangun setelah mesjid omar di Singapore. Berdiri megah berada diatara gedung gedung tinggi di area North Bridge Road seperti Parkview Square, Golden Landmark Hotel, Raffles Hospital, Bugis Junction dan Hotel Inter-Continental, masjid tua ini mempertahankan auranya sebagai salah satu pusat Islam di negara pulau Singapura yang supersibuk.

Subhanallah banyak sekali masyarakat muslim disana yang melakukan shalat berjamaah,,,jadi makin terasa suasana Ramadhan nya. Dan di bagian bawah banyak sekali di jual makanan halal mulai dari nasi ayam, nasi briyani, kebab, minuman untuk takjil dll… eitss tapi jangan khawatir masjid juga akan membagikan takjil geratiss,,iya free…ciyus dan mulai di bagikan sekitar pukul 18.30..

area mesjid sultan

Hedy & Mama di Area Mesjid Sultan

Suasana di dalam mesjid Sultan

Suasana di dalam mesjid Sultan

Karena kami akan ngabuburit di sentosa island, setelah shalat kami melanjutkan perjalanan ke MRT bugis yang tak jauh dari mesjid Sultan dan langsung menuju MRT harbourfrount. Setelah asyik berfoto kami menyusuri sentosa Broadwalk yang berjaran 500M iya bener hampir setengah kilo dan mama sangat menikmati karena banyak sekali pemandangan.

Sentosa Boardwalk Entrance

Sentosa Boardwalk Entrance

Setelah berkeliling di Sentosa island sore itu ketika kembali lagi ke vivo city kami di suguhi pemandangan sunset yang indah. Dan berhubung belum sampai ke food court tapi sudah masuk waktu magrib akhirnya kita buka di pinggir pelabuhan dehh. Air 1,5 lt dan beberapa biji kurma begitu nikmat dan tidak bisa dilupakan… hehe lebay…

Area Singapore Boardwalk

Buka di Boardwalk Harbourfront

Oiya di vivo city sebelum kita ke MRT ada foodcourt yang murah dan lengkap sudah tertera label halal nya so kita tinggal pilh tanpa merasa ragu ya masalah rasa enak dan harga masih ramah di kantong dengan porsi yang banyak. Tanpa ragu kami langsung memesan. Berikut nih gambar – gambar suasana kita berbuka,,rasanya bukan hanya enak tapi juga nikmat karena kita akhirnya bisa menikmati suasana ramadhan yang berbeda..alhamdulillahhh….^^

Area Foodcourt Vivocity

Area Foodcourt Vivocity

Segitu dulu yaa.. Nanti disambung lagi dengan cerita di hari berikutnya yang lebih seru dan di negara yang lain pula, masih ada malaysia, hongkong, dan macau yang akan saya share nanti 🙂

Inspire the World:

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin
The following two tabs change content below.

Ina Qurota Aina

Traveler, Cat Lover, & Co Author RanselTravel.com

Latest posts by Ina Qurota Aina (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *