Pengalaman Ikut Tour Phi Phi Island – Wisata Phuket

Waktu menunjukan pukul 9.00 ketika kami menunggu mobil jemputan yang akan mengantar kami ke dermaga tempat tour hari ini dimulai. Menunggu tepat di depan apartemen kami menginap di daerah kathu. Agen tempat kami membeli paket one day tour menjanjikan bahwa kami akan dijemput tepat pukul 9.15 pagi hari.

Agak cemas kami rasakan saat itu karena hampir tiba di waktu yang dijanjikan namun kendaraan penjemput belum juga tiba. Namun syukurlah, kegalauan itu hanya sesaat, karena tepat pukul 9.15 mobil jemputan sudah berada tepat di depan apartemen kami.

Mobil melaju kencang meluncur menuju dermaga tempat kami akan memulai tour phi phi. Tour yang sudah kami pesan sebelumnya disebuah kios agen travel di pathong dua hari lalu. Orang bilang klo kita ke Phuket kita harus cobain ikut tour Phi Phi Island. Then we made it!

Di Van Menuju ke Dermaga Phi Phi Island

Sekitar 30 menit perjalanan dari apartemen kami di Kathu sebelum akhirnya van yang kami tumpangi tiba di dermaga. Kami pun turun dan bergabung dengan tourist lainnya yang hari itu juga ikut Phi Phi Tour.

Klo Backpacker ke Bangkok kami udah sering, namun ini pertama kalinya juga kami mengunjungi Phuket. Dan tentunya Ini adalah pertama kalinya kami ikut tour Phi Phi Island. So kami gak tau tour ini akan berjalan seperti apa. Just enjoy it.

Sambil menunggu perserta lainnya datang, pimpinan perjalanan kami memberikan briefing tentang tour kita hari ini. Detail perjalanan dijelaskan secara rinci. Kemana saja kita akan pergi, berapa lama kita akan pergi, berapa lama kita diberi waktu di suatu tempat, dan apa saja yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Briefing Tour Phi Phi Island

Oiya, setelah nge-briefing itu kita disarankan untuk beli semacam sendal atau sepatu untuk jalan di pantai berkarang gitu. Kita ditakut – takutin sama foto kaki anak bule yang luka karena bulu babi dan karang. Beberapa peserta bule lain terlihat beli tu sepatu, tapi ga sedikit juga yang gk beli dan berangkat pake sendal jepit doang. Saya dan ina juga gak beli. Pertimbangannya karena udah biasa di pantai karang di Indonesia juga kita mahnyeker alias telanjang kaki. Hehe.

Dan di perjalanan pun sebenernya klo diinget – inget Cuma di Khai Nok doang ini sepatu kepake. Di bagian pantai yang ada batu karang nya gitu dan pasirnya kasar. Itu juga kepake klo kamu gak biasa nyeker (telanjang kaki). Klo udah biasa mah kayaknya gak pake juga gpp.

Disini kami bertemu dengan Bu nia, solo female traveler yang lagi keliling Phuket juga. Bu nia ini satu – satunya peserta dari Indonesia selain saya & Ina yang ikut Phi Phi Tour kali ini. Selanjutnya sampai pulang jadilah kami 3 serangkai tak terpisahkan disatukan oleh kesamaan negara dalam sebuah persaudaraan Phi Phi Island (naon deui?)

Setelah semua peserta terkumpul dan briefing selesai, kami diarahkan untuk menaiki speed boat yang akan mengantar kami mengunjungi spot – spot yang dijanjikan. Speed Boat dengan 3 mesin ini muat kira – kira untuk 40 orang.

Ini pengalaman pertama kami naik speed boat membelah lautan. Rasanya mual – mual ajib. Yang tukang mabok siap – siap nge-fly dan muntah – muntah. Jangankan orang Indonesia, bule – bule juga mabok mah mabok aja. Keluar semua isi perut… Geleuh… wkwkwkw…

Tapi jangan khawatir, sepertinya mabok – mabok udah biasa. Jadi crew speed boat juga udah siapain stock kantong plastic super banyak dan tong sampah super besar untuk nampung isi perut manusia dari beragam ras, agama, dan mancanegara dalam satu wadah. Wkwkwkw.

Back to the story. Setelah semua peserta masuk, speed boat langsung meluncur ngebut menuju spot pertama untuk snorkeling di Khai Nui. Saya lupa berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ke Khai Nui dari dermaga tempat kami meluncur.  Untuk tukang mabok kayak saya semenit rasa seminggu (lebay).

Setelah sampai di Khai Nui, TL mempersilahkan peserta yang mau berenang atau snorkeling langsung terjun aja ke laut. Yang mau snorkeling bisa pinjem alatnya gratis. Nanti di data dulu pas pinjem. Jaga baik baik, jangan sampai hilang. Dendanya lumayan cui, bisa buat makan selama di Phuket.

Biota bawah lautnya gimana? Indahan mana sama Indonesia?

Klo mau dibandingin sama Indonesia ya jelas kita menang lah. Indah Indonesia kemana – mana. Tapi ya sensasinya yang berbeda. Udah itu aja. Sejauh ini diantara 3 spot snorkeling yang pernah saya cobain (Bali, Pantai Bama, dan Phi Phi) ini menurut saya pribadi memang yang paling bagus biota nya adalah pantai Bama di Taman Nasional Baluran.

Saya suka sebel sama orang kita yang selalu bilang ngapain ke luar negeri, keliling Indonesia aja lebih indah.

Pas saya tanya balik, kamu keliling Indonesia udah kemana aja?

Mereka jawab, belum kemana – mana sih…

Preeeetttt…

Ingin rasanya ngomong kasar.

Jadi pembaca yang budiman, satu tempat dan tempat lainnya tentu punya keunikan masing – masing. Buat saya yang penting mah hepi aja. Njebur di laut orang, basah – basah basah seluruh tubuh. Ah ah ah. Kapan lagi kan.

Monkey Beach

Setelah 40 menitan kita dikasih waktu buat jebar jebur main air di laut, kita diminta naik lagi ke boat untuk melanjutkan  perjalanan ke spot – spot selanjutnya. Dan yang pertama ini adalah Maya Bay. Sebelumnya kami udah dikasih tahu sih klo Maya Bay emang lagi tutup dan baru buka November nanti. Jadi kita gak akan turun di Maya Bay ini.

Emang setelah tempat ini dipopulerkan oleh abang saya sendiri, saudara beda ibu beda bapak si Leonardo di Caprio di film nya Beach itu nama pantai ini semakin moncer dan jadi salah satu tujuan utama orang datang ke Phuket dan ikut tour Phi Phi.

Namun seperti yang saya bilang klo sebelumnya klo sampe November nanti Maya Bay tutup, jadi saya gak bisa banyak cerita kayak gimana ini tempat. Next klo ke Phuket lagi 2019 kita ikut lagi deh biar bisa ke cobain ke Maya Bay.

Next!

Hari sudah menjelang siang, matahari semakin tinggi, perut peserta semakin berontak. Lapar!

Dan selanjutnya Speed Boat meluncur kencang membelah lautan, dan mengocok – ngocok perut peserta yang ada di atasnya. Mabok lagi coy.

Di Phi Phi Don nanti katanya kita akan makan siang buffet. Siap – siap isi perut nih. Kebetulan paginya saya gak sarapan. Takut klo sarapan tar brojol lagi gara – gara speed boat. Eh pas makan siang juga jadi segan untuk isi perut. Kapan makannya klo gitu? Pemirsa yang budiman adakah yang punya tips supaya gak mabok klo naik speed boat? Boleh lah bagi kami yang sering nge-fly klo di speed boat atau kendaraan umum ini. Hehe.

A post shared by Ina Qurota Aina (@inaqurota) on


Oiya, sebelum ke Phi Phi Don, kita juga mampir sebelumnya ke beberapa spot. Sightseeing di Viking Cave, Pileh Lagoon, Loh Samah Bay. Tempat – tempat yang menurut saya cukup impresif dan epic penampakannya.

Dan akhirnya sampai kita di Phi Phi Don, Phi Phi Island yang besar untuk makan dan bersantai. Turun dari boat kita digiring ke salah satu tempat makan disana. Awalnya saya ragu klo tour gini makannya halal atau kagak ya. Ternyata pas turun, hampir semua restoran yang ada di Phi Phi ini adalah restoran Bismillah dan halal semua. Surprise juga jadinya. Di jalan dari pantai menuju tempat makan pun kami nemu masjid. Iyes, masjid ya, bukan mushola, bangunannya terpisahbukan bangunan nebeng di restoran. Jadi untuk kawan – kawan muslim ini tour Phi Phi moeslim friendly banget.

Memang Phuket ini masuknya wilayah Thailand selatan dimana banyak juga penduduknya yang beragama muslim. Selama di Phuket kami gak kesulitan sama sekali untuk mencari restoring atau pasar yang jualan bahan makanan halal.

Surprize lagi saat di bandara domestik Phuket waktu kita mau ke Bangkok, mayoritas petugasnya di bandara adalah wanita berkerudung. Wow.. Ini Thailand apa mana sih? Heuheu.

Phi Phi Don

Oke balik ke Phi Phi guys, jadi kawan – kawan muslin gak usah ragu lagi ya ke Phuket atau ikut phi phi tour.

Nah baik soal makanan, menu yang disajikan adalah prasmanan lengkap. Seingat saya Ada nasi, sayur, ayam, tom yum, spagheti. Air minum tersedia air putih, teh, dan kopi.

Makan di Phi Phi

Rasanya? Tom Yum nya juaraaaaa!

Dan yang paling mantep kemaren itu pas lagi panas – panasnya disana disediain juga semangka. Sikat mang. Sampe lupa harus jaga makan karena abis ini siap – siap perut dikocok lagi di speed boat. Tapi alhamdulillah sih, di jalan balik gak muntah – muntah lagi. Wkwkwkw.

Di phi phi don kita dikasih waktu lumayan lama. Abis makan bisa buat solat, jalan – jalan di Phi Phi Don Walking Street untuk beli souvenir atau oleh – oleh, atau untuk berenang dan bersantai di pinggir pantai juga oke. Balik – balik jadi item dah kulit. Oiya, jagan lupa pake sub block ya.

Lepas dari Phi Phi Don, ada satu pulau terakhir yang akan dikunjungi. Yaitu Khai Nok. Tadi sebelum turun untuk makan siang peserta ditawarkan untuk pulang naik Big boat. Namun untuk Big Boat itu bayar sendiri karena gak masuk paket tour nya.

Biasanya ada 2 alasan kenapa orang memutuskan naik Big Boat untuk pulang dari Phi Phi. Yang pertama karena memang ingin nyobain pengalaman yang berbeda. Yang kedua karena gak kuat lagi naik speed boat yang locat – locat bikin mabok mulu. Wkwkw.

Dan di akhir ada 5 orang dari peserta yang memutuskan untuk langsung pulang ke Phuket naik Big Boat. Sisanya akan kembali naik speed boat untuk mengunjungi 1 pulau terakhir.

Sebelumnya TL udah jelasin klo tadi pagi pas berangkat ombak Cuma 2 meteran. Klo siang ini di jalan kita pulang ombak bisa 3 – 4 meter. Dan benar saja pembaca yang budiman. Speed Boat kali ini berasa naik roller coaster. Sering lompat – lompat belah ombak. Seringkali peserta di dalem boat teriak.

Aaaaa…. Uuuuu… woooo… huhuuuu….

Teriak itu antara 2 kemungkinan. Teriak karena seru atau teriak karena takut. Hwuehehehe…

Akhirnya setelah perjuangan membelah ombak, sampailah kita di pulau terakhir yaitu Khai Nok.

Tali pengikan boat dilemparkan, crew merapatkan boat ke pantai, dan TL pun mengisyaratkan untuk para peserta turun dari boat.

Kita dikasih waktu 1 jam di Khai Nok.

Ngapain di Khai Nok Ya bebas lah suka – suka lu mau ngapain. Wkwkwk

Kemaren di Khai Nok Bu Nia foto – foto, kayaknya udah semua spot di Khai Nok dijelajahin ibu luar biasa yang satu ini buat fotoaan. Ina puas – puasin berenang (apa maen air? Wkwkwk) sambil ngejar – ngejar ikan (udah kayak bocah pokoknya).  Klo saya seperti biasa, nongkrong aja saya mah. Hehe. Satai pinggir pantai sambal liatin Ina klo – klo dia terlalu motah (lincah) mainnya.

Sebelumnya Ina wanti – wanti ke saya klo main jangan terlalu motah, nanti kenapa – kenapa. Eh di jalan malah dia yang motah.

Waktu sudah menunjukan pukul 16.30 ketika TL dan asistennya meminta kami menaiki boat. Waktunya pulang.

Mari pulang… Marilah pulang… Marilah pulang… Bersama – sama…

Gak sampai setengah jam speed boat meluncur sebelum akhirnya sampai di Phuket. Boat merapat ke dermaga. Peserta pun dipersilahkan turun.

Sambil menunggu van yang akan mengantar kami ke hotel, kami ditawari untuk membeli foto yang sudah dicetak. Jadi kan pagi tadi sebelum naik boat peserta diminta berjejer per keluarga untuk difoto depan boat. Nah, fotonya itu dicetak dengan tempelate phi phi island gitu dan mereka jual pas pulangnyanya.

Fajar beli gak?

Enggak! Jangan tanya kenapa. Hehehe.

Sekitar 10 menitan setelah kami turun dari boat barulah van yang akan mengantar kami siap untuk berangkat.

Matahari sudah tak terlihat tertutup langit abu sore itu. Van meluncur beriringan ke arah kota mengantar orang – orang di dalamnya yang lelah dan puas menjelajah Thailand selatan hari itu. Pulang dengan sebuah kenangan untuk diceritakan.

Phi Phi Tour Usefull Tips

  1. Waktu yang tepat untuk ikut Phi Phi Tour adalah bulan Oktober – April awal. Diluar bulan itu ombak sedang besar dan biasanya Maya bay ditutup.
  2. Klo beli paket Phi Phi Tour di on the spot di Pathong pastikan nawar! Biasanya agen akan membuka dengan harga lumayan tinggi.
  3. Bawa apa aja? Bawa baju renang (dan baju ganti), peke baju yang nyaman karena bakalan panas handuk kecil, sunblock, topi, kacamata gelap, kamera.
  4. Tidak disarankan untuk yang hamil, ashma, punya riwayat penyakit kronis untuk naik speed boat. Klo naik Big Boat boleh.
  5. Santai! nikmati suasananya, nikmati perjalanannya.

So, gimana menurutmu? Apakah tertarik mengunjungi Phi Phi Island? Atau udah pernah ke Phi Phi Island? Cobe komen dibawah. Plissss, jangan bandingin sama Indonesia ya. Hehehe.

Klo kamu juga ada pertanyaan seputar Phuket atau Phi Phi Island juga silahkan ajukan di komentar. Agar kita bahas di postingan lainnya tentang Phuket dan Phi Phi Island. Kadang saya bikin postingan berdasarkan respon, komentar, dan pertanyaan kawan – kawan.

Oiya, klo kita bikin open trip rame – rame ke Phuket untuk reader blog RanselTravel.com enaknya kapan ya? Start nya darimana? Enak start dari Jakarta, ketemu di KL atau di Phuket langsung? Kirim idenya di komentar.

Share to the World:

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin
The following two tabs change content below.

Fajar Permana

Author of Newbie Backpacker Series, Certified Indonesian Tour Leader, Fouder of Ngetriv.Com.

Semua yang kamu butuhkan untuk traveling hemat keliling Indochina [GRATIS]

Dapatkan panduan traveling ke Thailand, Singapore, & Kuala Lumpur langsung di email kamu. PLUS bonus 2 ebook traveling hemat GRATIS.

Dapatkan Ebook Gratis

You have Successfully Subscribed!

6 thoughts on “Pengalaman Ikut Tour Phi Phi Island – Wisata Phuket

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Semua yang kamu butuhkan untuk traveling hemat keliling Indochina [GRATIS]

Dapatkan panduan traveling ke Thailand, Singapore, & Kuala Lumpur langsung di email kamu. PLUS bonus 2 ebook traveling hemat GRATIS!

Dapatkan Ebook Gratis

You have Successfully Subscribed!