Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah

Memilih Tokyo sebagai tujuan liburan Sobat Traveler ketika mengunjungi Negeri Sakura merupakan keputusan yang tepat. Selain banyak tempat wisata dengan spot foto menarik yang wajib dikunjungi, Tokyo juga menawarkan banyak pilihan tempat untuk belanja. Beberapa tempat menarik yang pentang dilewatkan ketika berkunjung ke Tokyo, antara lain: Shibuya, Ginza, Akihabara, Chou-dori Street, Tokyo Disneyland dan Disney Sea, serta Harajuku. Jika kamu ingin menjangkau semua tempat tersebut, keliling Tokyo dengan kereta api bawah tanah atau subway bisa menjadi pilihan transportasi yang tepat, murah, dan aman.

Kereta api dikenal sebagai transportasi andalan Jepang, termasuk Tokyo. Banyaknya jenis kereta api yang ada terkadang membuat wisatawan menjadi bingung. Untuk membantu mengurangi kebingunganmu ketika berkunjung ke kota yang memiliki 13 jalur subway ini, baca tips keliling Tokyo dengan kereta api bawah tanah berikut:

Beli Tokyo Subway Pass

Beli Tokyo Subway Pass - Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah - bigvacation.co.id

Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah

 

Jika Anda ingin berkeliling Tokyo dan mengunjungi banyak tempat dengan kereta api bawah tanah, hal pertama yang sebaiknya kamu lakukan adalah membeli Tokyo Subway Pass untuk menghemat biaya transportasi. Subway Pass ini terbagi dalam 3 jenis, yaitu 24-Hours Pass yang berlaku selama 24 jam, 48-Hours Pass yang berlaku selama 48 jam, dan 72-Hours Pass yang berlaku selama 72 jam. Untuk mendapatkan pass ini, kamu dapat membelinya ketika berada di Bandara Narita, Bandara Haneda, biro wisata, hotel, atau Bic Camera, pusat elektronik terbesar yang tersebar di beberapa lokasi di Tokyo.

Selain murah, dengan menunjukkan pass ini kamu juga bisa mendapatkan diskon atau free gift di beberapa tempat wisata. Tokyo Subway Pass dapat digunakan untuk 13 jalur subway, yaitu 9 line untuk subway Tokyo Metro: Ginza Line, Hibiya Line, Marunouchi Line, Chiyoda Line, Yurakucho Line, Hanzomon Line, Namboku Line, Fukutoshin Line, dan Tozai Line. Serta 4 line untuk subway Toei: Asakusa Line, Shinjuku Line, Mita Line, dan Oedo Line.

 Pelajari cara penggunaan Tokyo Subway Pass dan rute yang dilalui

Pelajari cara penggunaan Tokyo Subway Pass dan rute yang dilalui - Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah - infojepang.net

Pelajari cara penggunaan Tokyo Subway Pass dan rute yang dilalui – Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah – infojepang.net

 

Masukkan Tokyo Subway Pass ke dalam pintu karcis otomatis yang ada di stasiun dan tunggu hingga tiket ini keluar dari sisi satunya. Saat pertama penggunaan pass, masa berlaku tiket tersebut akan tercetak secara otomatis pada tiket. Pass ini dapat kamu gunakan berkali-kali asal masih dalam jalur subway Tokyo Metro atau subway Toei. Setiap kali hendak melakukan perjalanan, cek rute perjalanan kamu pada welcome board yang ada di stasiun dan pilih lokasi keberangkatan dari kereta terdekat.

Setiap rute subway, biasanya memiliki warna jalur yang berbeda-beda. Pastikan kamu turun di stasiun yang tepat. Berikut beberapa jalur subway berdasarkan warnanya:

  • Ginza Line: Jalur yang melayani rute Shibuya hingga Asakusa dan melewati 19 stasiun ini memiliki kode warna oranye.
  • Marunouchi Line: Jika hendak pergi ke Shinjuku, kamu dapat menggunakan jalur dengan warna merah ini. Melayani rute Ogikubo hingga Ikenuruko, jalur ini melewati 24 stasiun.
  • Hibiya Line: Jalur dengan rute Naka-Meguro hingga Kita-Senju ini memiliki kode warna silver. Jika kamu ingin berkunjung ke Tokyo Tower, gunakan jalur ini.
  • Tozai Line: Jalur yang memiliki kode warna biru ini membentang dari Nakano hingga Nishi-Funabashi dan melewati 23 stasiun.
  • Chiyoda Line: kamu dapat menggunakan jalur berwarna hijau ini jika ingin pergi ke Taman Yoyogi. Dengan kode jalur berwarna hijau, Chiyoda yang melewati 20 stasiun ini membentang dari Yoyogi-Uehara hingga Kita-Ayane.
  • Yurakucho Line: Jalur dengan warna emas ini melayani rute perjalanan dari Wakoshi hingga Shin-Kiba yang melewati 20 stasiun.
  • Hanzomon Line: Jika ingin pergi ke Tokyo Skytree, kamu bisa menggunakan jalur berwarna ungu ini. Hanzomon line membentang dari Shibuya hingga Oshiage yang melewati 14 stasiun.
  • Namboku Line: Jalur yang satu ini berwarna Emerald dengan rute dari Meguro hingga Akabane-Iwabuchi dan melewat 19 stasiun.
  • Fukuthosin Line: Berwarna cokelat dan melayani rute Wakoshi hingga Shibuya yang melewati 21 stasiun.

Perhatikan jam operasional subway

Perhatikan jam operasional subway - Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah - liburansari.com

Perhatikan jam operasional subway – Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah – liburansari.com

 

Subway Tokyo Metro tidak beroperasi 24 jam penuh. Biasanya kereta pertama berangkat pada pukul lima pagi dan kereta terakhir beroperasi saat tengah malam. Selain itu, hindari naik kereta ketika jam sibuk, antara pukul 07:00 hingga 09:30. Karena pada jam-jam tersebut merupakan jam berangkat ke kantor atau sekolah.

Pilih transportasi cadangan

Pilih transportasi cadangan - Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah - fr.japantravel.com

Pilih transportasi cadangan – Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah – fr.japantravel.com

 

Kamu dapat memilih JR Yamanote Line sebagai alternatif transportasi. JR Yamanote Line merupakan kereta atas tanah commuter loop line dengan rute berbentuk lingkaran yang mengelilingi Tokyo. Wilayah Tokyo yang termasuk dalam jalur JR Yamanote Line, antara lain: Shinjuku, Shibuya, Harajuku, Akihabara, dan Roppongi. Kereta ini bisa jadi alternatif yang cocok bagi kamu yang masih buta dengan wilayah Tokyo karena jalurnya yang sederhana sehingga tidak perlu transit dan waktu keberangkatannya cukup sering, yaitu 2 hingga 4 menit sekali.

Pertimbangkan tempat menginap

Pertimbangkan tempat menginap - Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah - Booking.com

Pertimbangkan tempat menginap – Tips Keliling Tokyo dengan Kereta Api Bawah Tanah – Booking.com

 

Keliling Tokyo dengan kereta api bawah tanah cukup menguras kantongmu. Oleh karenanya, pertimbangkan untuk menginap di hotel bertarif murah. Kamu dapat memilih hotel di daerah Shibuya, Ginza, Ueno, Asakusa, atau Nihombashi. Jika kamu berlibur bersama keluarga, sewa rumah lebih disarankan dibanding menginap di hotel.

Setelah membaca tips keliling Tokyo dengan kereta api bawah tanah ini, semoga Sobat Traveler tidak kebingungan lagi ketika mengunjungi kota dengan 13 jalur kereta ini, ya.

Share to the World:

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin
The following two tabs change content below.

Tim Redaksi

Love to serve you with the best travel content 🙂

Latest posts by Tim Redaksi (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *