Backpacker Keliling Indochina + Editable Ittinerary

Bayangkan, mengarungi 5 negara di asia tenggara, 5 pusat  kota, mengunjungi landmark – landmark nya. Menyebrangi perbatasan antarnegara via udara maupun darat. Berpindah tiap harinya dari satu tempat ke tempat lain. Semua kita lakukan hanya dalam waktu 8 hari!

Backpacker ke Singapore, Kuala Lumpur, Bangkok, Cambodia, Vietnam

Mungkin bagi banyak orang waktu 8 hari mengunjungi 5 kota dan 5 negara itu sangat amat singkat dan terburu – buru, rusuh, gak santai.

Tapi tak masalah! Karena ini adalah salah satu impian saya.

Saya bukan tipe pejalan yang ikut pakem gaya tertentu. Terkadang saya suka jalan dengan sangat santai, stay di suatu tempat dalam waktu cukup lama. Terkadang, trip kilat numpang lewat. Asal sempat ya kita sikat. Yang penting hemat. Hehe.

Pun begitu di Oktober 2015 lalu. Selama 8 hari saya dan beberapa teman  berpetualang mengunjungi  5 kota di 5 negara. Orang bilang ini Indochina.

Dalam waktu yang sangat singkat itu cuma satu tujuan kami. Berburu foto dan berselfie di landmark – landmark kota. Katakan kami norak! Tapi jujur aja, kami bahagia.

Berjumpa lagi dengan si Merlion di Singapore, Trip Kilat di Kuala Lumpur, Merasakan keramahan ala Bangkok, mengenjar sunrise di Angkor Wat, dan nongkrong – nongkrong di jalanan Ho Chi Minh City. Sungguh 8 hari yang sangat padat.

Foto kiriman hedy siti hajar (@hedysitihajar) pada


Singapore dan Kuala Lumpur tentunya bukan tempat yang asing untuk kami. Selalu ada kesempatan bolak – balik ke dua Negara ini apapun alasannya. Namun untuk Bangkok, Siem Reap, & Ho Chi Minh City, saat itu adalah hal yang sangat baru untuk kami.

Masih teringat betapa kami semua kena scam taxi di Bangkok. 6 orang, baru datang, 2 taxi, semua kena tipu. Yang 1 taxi nipunya lancar dan halus, yang 1 lagi ketahuan.

Namun begitu, Bangkok adalah salah satu kota yang bikin saya pengen balik dan balik lagi. Dan memang beberapa waktu setelahnya saya balik lagi untuk stay 5 hari di Bangkok doang, gk kemana – kemana.  Hehe

Katakanlah saya katrok, di Bangkok itu pertama kalinya masuk museum lilin si madame tussaud yang terkenal. Super Excited! Saya suka saya suka.. Lama hanya melihat, membaca, dan mendengar, di media, akhirnya kesini juga.

Ir. Soekarno di Madame Tussaud Bangkok

Ir. Soekarno di Madame Tussaud Bangkok

Jujur aja waktu jalan dulu kurang riset. Padahal waktu sempit, klo pengen semua tempat keubek harus punya planning yang tepat. Banyak banget nyasar – nyasarnya. Teringat bener waktu dulu nyasar – nyasar di tengah kota Bangkok sepulang dari Asiatique sampai salah – salah naik bus sampai tengah malam. Tapi yang gitu jadi bikin seru juga.

Foto kiriman hedy siti hajar (@hedysitihajar) pada


2 malam di Bangkok gak cukup. Masih ingin tinggal lebih lama. Namun besok subuh harus pindah Negara lagi nih. Siem Reap di Cambodia jadi tujuan kita selanjutnya.

Subuh banget, langit masih gelap, kita sudah check out hostel. Nyetop tuk tuk, nego harga, dan meluncur menuju stasiun kereta di Bangkok. Kita pindah Negara ke Bangkok dengan menggunakan kereta sampai perbatasan di aranyaphratet.

Kereta ke Aranyaphratet. Perbatasan Thailand dan Cambodia

Menuju Perbatasaaaannn!!!

Lanjut memasuki phoipet dan diteruskan dengan naik Elf Travel sampai ke Seam Reap.

Foto kiriman hedy siti hajar (@hedysitihajar) pada


Perjalanan pindah Negara ini gak akan saya lupakan. Suasana ngejar kereta subuh – subuh masih gelap dengan tuk – tuk. Salah kasih duit 1000 THB ke tukang tuk tuk (dikira 100 THB). Naik kereta ke aranyaphratet dengan kereta unik dan pemandangan asik. Melewati border Thailand & Cambodia di phoipet, dan kena tipu tukang elf travel & tukang dagang selama perjalanan ke Siem Reap.

Kocak, seru, menggemaskan, mengesalkan, menggelikan! Haha

Di Cambodia, satu tempat yang paling saya tunggu – tunggu dan paling ingin saya masuki adalah Angkor Wat. Sebagai penggemar sejarah & sisa – sisa kejayaan peradaban masa lalu, I really love this place. Imajinasi saya bergerak liar di tempat ini. Membayangkan kehidupan seperti apa yang terjadi di masa itu. Dimasa kejayaannya. Masa dimana tempat ini merupakan sebuah peradaban.

Foto kiriman Fajar Permana (@fajaract) pada


Di Seam Reap hanya semalam, kita lanjut ke kota selanjutnya, Ho Chi Minh City!

Selalu ada cerita seru dan unik ketika melewati perbatasan. Kali ini kita berpindah dengan menaiki bus malam. Sleeper bus yang sudah kita pesan semalam sebelumnya. Tak mewah, tapi cukup nyaman untuk beristirahat mengarungi malam menuju Vietnam. Yang penting bisa tiduran. Dan yang pasti pengalaman dan sensasinya tak terlupakan.

Bus ini sampai di Phnom Penh di pagi hari. Disini kita berganti bus untuk menuju perbatasan Vietnam.

Ada yang unik ketika di perbatasan antara Cambodia dan Vietnam ini. Tak seperti di CIQ lainnya dimana kita mengantri memegang passport untuk masuk atau keluar suatu Negara. Disini, passport kita dikumpulkan oleh kondektur bus. Saat di imigrasi nama kita dipanggil satu persatu. Passport kita baru diberikan lagi setelah memasuki area Vietnam.

Seperti yang saya bilang sebelumnya, pindah Negara selalu menjadi pengalaman seru dan tak terlupakan.

Waktu kami tak banyak di HCMC ini, banyak meleset dari itinerary awal, kami hanya punya waktu 2 hari full 1 malam di HCMC.  So, kali ini kita putuskan bersantai saja disini. Gak terlalu ngoyo.

Malam pertama di HCMC kita nongkrong – nongkrong makan Ice di pinggir jalan. HCMC terkenal dengan tempat nongkrong di pinggir jalan alias trotoarnya. Disini penduduk lokal demen banget nongkrong – nongkrong sambil ngorol dan ngopi santai. Kopi Vietnam bro. Tanpa sianida ya. Hehe.

Welcome drink #coconuticecream #hochiminh #vietnam #indochina #latepost

Foto kiriman hedy siti hajar (@hedysitihajar) pada


Di HCMC ini selain nongkrong – nongkrong pastinya kita juga keliling mengunjungi beberapa landmark. Buat saya, salah satu tempat yang memorable di HCMC ini adalah War Remnant Museum. Museum sisa – sisa peninggalan zaman perang Vietnam. Klo kamu penggemar film holiwood bergenre perang pasti gk asing dengan istilah “Vietcong” dong. Disini juga terdapat banyak sisa sisa alat perang & kendaraan tempur yang ditinggalakan amerika dulu. Perang itu mengerikan kawan!

Selain war remnant museum, kita juga tentunya gak terlewat mengunjungi si kantor pos yang iconic banget. Yes mainstream banget ya, but I love it. Jarang banget wisatawan ke HCMC yang gak mampir ke tempat ini. Landmark wajib dikunjungi  klo kemari.

Foto kiriman Eka Suzie (@eksuz) pada


Waktu 8 hari keliling Indochina itu padet banget, kejar – kejaran, & gak santai. Tapi itu adalah salah satu perjalanan paling mengesankan yang pernah saya lakukan 🙂

Oiya, sebagai oleh – oleh, ini saya berikan itinerary perjalanan kami mengelilingi Indochina. Formatnya Excel, bisa diedit dan disesuaikan dengan trip kamu sendiri. Didalamnya juga sudah ada estimasi budgeting.

Dapatkan Itinerary Indochina + estimasi budget yang saya gunakan untuk trip ini (format excel yang bisa kamu edit). Masukan Nama & Email aktif kamu di bawah.

You have Successfully Subscribed!

 

Dan jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, kamu boleh SHARE artikel & itinerary ini ke temen – temen lainnya yang tertarik keliling Indochina. Selain bantu temen – temen yang ingin keliling Indochina, ini juga akan jadi penyemangat untuk saya bikin konten – konten & update yang bermanfaat di travel blog ini.

Terimakasih sudah berkunjung, klo ada pertanyaan atau komentar langsung tulis dibawah aja ya sob 🙂

Inspire the World:

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin
The following two tabs change content below.

Fajar Permana

Newbie Backpacker & Professional Jobless.

Latest posts by Fajar Permana (see all)

Semua yang kamu butuhkan untuk traveling hemat keliling Indochina [GRATIS]

Dapatkan panduan traveling ke Thailand, Singapore, & Kuala Lumpur langsung di email kamu. PLUS bonus 2 ebook traveling hemat GRATIS.

Dapatkan Ebook Gratis

You have Successfully Subscribed!

One thought on “Backpacker Keliling Indochina + Editable Ittinerary

  • Kena tipu dengan taxi di bangkok perkara biasa tu, saya pon kena tipu masa naik tuk tuk pertama kali di Hua Lamphong nak ke China Town, paduhal dekat ja sebelah…Anywhere,nice trip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Semua yang kamu butuhkan untuk traveling hemat keliling Indochina [GRATIS]

Dapatkan panduan traveling ke Thailand, Singapore, & Kuala Lumpur langsung di email kamu. PLUS bonus 2 ebook traveling hemat GRATIS!

Dapatkan Ebook Gratis

You have Successfully Subscribed!