Backpacker ke Thailand (Bangkok)

Traveling ala backpacker ke thailand memang menjadi proyek trip saya setelah backpacker ke Malaysia dan backpacker ke Singapore. Dan kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman backpacker ke Bangkok.

Berbekal tiket promo airasia, sebetulnya saya sudah tiba di Bangkok satu hari sebelum nya setelah menempuh perjalanan dari Kuala Lumpur. Namun karena saya tiba kemarin sudah sore menjelang malam, so baru sekarang lah saya bisa maksimal menjelajahi bangkok sedari pagi.

Pagi di hari kedua saya di Bangkok ini, saat nya menikmati sarapan yang disediakan hostel tapi karena saya rindu rasa Indonesia akhirnya sisa perbekalan seperti mie gelas dengan abon pun saya bongkar. Saya menginap di area khaosand road. Hostel sendiri sudah dari jauh hari saya booking via Agoda

Terkadang makanan di luar tidak satu selera dengan kita, maka perbekalan dari rumah menjadi sangat penting.

Pengalaman dan Itinerary hari Pertama Backpacker ke Thailand

Selesai sarapan lanjut saya menjelajahi kota bangkok ini. Agenda saya yang pertama adalah mengunjungi Madame Tussaud bangkok.

Melihat patung lilin dari berbagai tokoh terkenal dunia menjadi sangat menarik dan membuat saya bersemangat.

Dari Khaosan, saya berjalan ke halte bus di Ratchadamnoen Rd. Dari sini saya akan menggunakan bus no 47 untuk menuju Madame Tussaud. Sabar menunggu akhirnya bus pun datang. Wanita berpakaian rapi yang merupakan kondektur menghampiri untuk meminta ongkos.

Saya menunjukan nama alamat di HP dengan tulisan aksara Thailand dimana saya harus berhenti. Kondektur pun mengangguk.

20 Bath kertas berwarna hijau saya berikan, dan ibu kondektur pun memberikan tiket plus uang kembalian. Hanya 6,5 THB saya ongkos yang dikeluarkan untuk sampai ke Madamme Tussauds Bangkok yang berada di Siam Discovery ini.

Sejurus mendekati tujuan, si Ibu kondektur memberi kode bahwa sebentar lagi kita harus turun. Sebenarnya tak terlalu sulit menggapai tempat – tempat terkenal di Bangkok dengan bus. Bahkan jika kondekturnya tidak bisa bahasa inggris sekalipun.

Trik nya adalah dengan menunjukan alamat atau tempat kita ingin turun yang ditulis dengan aksara Thailand.
Tiba lah saya di depan sebuah mall besar yaitu mall Siam Paragon. Yup, Maddame Tussaud ini terletak di area Siam banyak sekali petunjuk dengan mudah yang bisa mengarahkan kita sampai di Madame Tussaud.
Madame Tussaud sendiri percisnya terletak di Siam Discovery lantai 6.

Berbekal voucher yang sudah saya beli secara online sebelumnya, ditukarlah vouceher tersebut dengan tiket di lokasi.

2 jam lebih saya berkeliling dan berfoto di dalam. Semua saya eksplore. Tiap patung lilin dikumpulkan dan dipisahkan menjadi beberapa kategori, ada kategori leader yang berisi patung – patung lilin pemimpin dunia termasuk di dalamnya patung founding father Indonesia Ir. Soekarno.

saat backpacker ke thailand jangan sampai melewatkan mampir ke madame tussaud

Patung lilin Ir. Soekarno

Kategori lain yang ada disini adalah artis film, musik, olahraga, super hero, art & science. Keren! Setiap patung dibuat dengan sangat detail berdasarkan sosok aslinya.

Puas menjelajahi setiap sudut dan karakter di madame tussaud naik penyebrangan dan menuju MBK centre yang terkenal itu.

Yes, mall besar dan hari itu ramai sekali oleh pengunjung. Baik lokal dan mancanegara mengunjungi MBK untuk shopping. Tak jarang saya pun berpapasan dengan orang Indonesia dengan tentengan keresek di tangan nya.

saat backpacker ke thailand, mbk mall merupakan tempat terbaik untuk belanja

MBK Mall Bangkok

Thailand memang surga nya belanja, harga yang murah dengan kualitas tak kalah bagus jadi magnet sendiri bagi wisatawan asing untuk menghabiskan uang di negara ini.

Baik itu produk bermerk atau tiruan dengan kualitas baik. Saya baru liat bule belanja celana, kaos, sepatu layak nya saya belanja di mangga dua atau pasar baru seru banget.

Hari itu saya hanya membeli beberapa kaos bergambar Thailand yang di banderol sama di semua toko dengan harga 99 bath.

Sekitar 1,5 jam berkeliling saya pun keluar menuju depan national stadium yang tepat disamping MBK dan menuju halte bus, kali ini saya menunggu bus no 47 untuk kembali ke khaosan road.

Bila menggunakan tuktuk kita harus membayar 100 – 200 bath sedangkan naik bus cukup 6,5 bath saja saya sudah sampai di area khaosan road.

***

Musik yang berdentum kencang dari setap café, orang yang benyak berlalu lalang, para pedagang yang menjajakan barang dan makanan yang dijual nya, meja dan kursi café yang luber sampai ke jalan, deretan café dan guesthouse menjadi ciri khas tersendiri area ini.

Ketika langit mulai gelap, bukannya makin sepi, khaosan road malah makin dipenuhi dengan berbagai orang dari seluruh dunia.

Tempat wisatawan dari seluruh dunia berkumpul saat backpacker ke trahiland

Khaosan Roan

Ramai, padat, namun tetap teratur seolah menjadi bentuk keberhasilan Bangkok “melokalisir” wisatawan yang datang ke kota ini.

Saya menikmati malam ini dengan menyusuri khaosan road, berjalan pelan – pelan, memperhatikan suasana sekitar.

Setiap kaki melangkah melewati sebuah café atau bar maka setiap itu juga musik berganti.

Di khaosan selain penjual padthai yang terkenal, Saya juga bisa dengan mudah menemukan penjual kebab halal.

Saya berhenti di salah satu penjual. Ini kedua kalinya saya membeli di orang yang sama.tak disangka ternyata penjual yang terakhir saya ketahui merupakan pengungsi dari Burma ini masih mengenal saya.

Di depan saya, sebuah bar dengan seorang DJ yang memainkan EDM menarik perhatian orang yang berlalu lalang.

Kepiawaian DJ memainkan irama banyak menghentikan langkah orang yang lewat dan “memaksa” untuk sejenak menikmati hentakan – hentakan yang keluar dari sound system milik si mpunya.

Dubs.. Dubsdd.. Dubssdd.. Musik menghentak sesuai irama jantung. Membuat orang awam yang mungkin baru pertama kalinya mendengar jenis music ini tidak tahan untuk menghentakan kaki, mengangguk dan menggelengkan kepala, sambil mengangkat tangan keatas dan menggerakan badan.

Cukup lama saya “terhipnotis” disini. Klo gak inget saya pergi dengan siapa dan klo gak inget harus istirahat karena besok masih ada petualangan yang gak boleh saya lewatkan, mungkin saya akan beranjak dari sini malam ini.

Malam semakin larut, selain di khaosan road, ternyata gang sebelah juga tak kalah ramai.

Rambuttri road, dipenuhi bar, café, pengipanan baik guest house maupun hotel.

Lebih rapih tertata, namun di malam – malam tertentu, area ini bisa tiba – tiba lebih “gila” dibanding gang sebelah.

Sejurus pulang, saya menyusuri jalanan ini dengan menenteng satu cup besar jus orange yang saya beli di ujung gang tadi seharga 30 THB.

Sudah cukup hari ini, perut juga sudah kenyang terisi karena tadi di ujung gang mampir makan nasi ayam di rumah makan halal. Aaah.. nampaknya malam mini saya bisa tidur dengan nyenyak.

Budget Backpacker ke Bangkok

Berikut ini adalah pengeluaran saya untuk hari ini selama keliling bangkok:

Bus Ratchadamnoen – Siam 6,5 THB
Beli Ice Cofee di Jalan 14 THB
Kaos Thailand 2pcs 198 THB
Makan Nasi Kuning + Ayam di MBK 50 THB
Bus MBK – Ratchadamnoen (Khaosan Area) 6,5 THB
Jajan Kebab di Khaosan 60 THB
Orange Juice 30 THB
Coco Banana Pancake 60 THB
Air Mneral Botol Besar 14 THB
Total 439 THB

Tips Menghemat Budget saat Backpacker di Bangkok

  1. Naik Transportasi umum. terutama Bus karena sangat murah dibanding BTS. Bisa juga naik Perahu di chao Phraya River untuk perjalanan yang dekat dengan sungai.
  2. Menginap di Area Khaosan lebih murah hostel &  guest house nya, tapi klo jajan atau makan jangan keseringan di Khaosan karena harga makanan di khaosan area cenderung lebih mahal dari daerah lain.
  3. Hindari naik taxi. Klo terpaksa, pastikan naik taksi resmi & pastikan juga taxi nya menyalakan argomater. Selalu hati – hati terhadap segala bentuk scamming.

You Turn!

Nah, gimana menurut kamu? Apakah backpacker ke thailand khususnya bangkok juga menjadi salah satu rencana trip kamu dalam waktu dekat ini? Kapan mau jalan nih? 😀

 

Inspire the World:

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedin
The following two tabs change content below.

Fajar Permana

Newbie Backpacker & Professional Jobless.

Latest posts by Fajar Permana (see all)

Semua yang kamu butuhkan untuk traveling hemat keliling Indochina [GRATIS]

Dapatkan panduan traveling ke Thailand, Singapore, & Kuala Lumpur langsung di email kamu. PLUS bonus 2 ebook traveling hemat GRATIS.

Dapatkan Ebook Gratis

You have Successfully Subscribed!

27 thoughts on “Backpacker ke Thailand (Bangkok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Semua yang kamu butuhkan untuk traveling hemat keliling Indochina [GRATIS]

Dapatkan panduan traveling ke Thailand, Singapore, & Kuala Lumpur langsung di email kamu. PLUS bonus 2 ebook traveling hemat GRATIS!

Dapatkan Ebook Gratis

You have Successfully Subscribed!